Profesi Kependidikan

Agen of Change

Guru dan Tenaga Kependidikan Profesional

Secara definisi kata “guru” bermakna sebagai pendidik profesional dengan tugas  utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal. Definisi guru tidak termuat dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), dimana di dalam UU ini profesi guru dimasukkan ke dalam rumpun pendidik.

Sesungguhnya guru dan pendidik merupakan dua hal yang berbeda maknanya. Kata pendidik (Bahasa Indonesia) merupakan padanan kata dari educator (Bahasa Inggris). Di dalam kamus webster, kata educator berarti educationist atau educationalist yang padanannya dalam bahasa Indonesia adalah pendidik, spesialis di bidang pendidikan, atau ahli pendidikan. Sedangkan kata guru (Bahasa Indonesia) merupakan padanan dari kata teacher (Bahasa Inggris). Di dalam kamus webster, kata teacher bermakna sebagai “ the person who teach, especially in school ” atau guru adalah seseorang yang mengajar, khususnya di sekolah.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan komentar »

Tenaga Kependidikan

Menurut Wikipedia Ensiklopedia, Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Selain itu menurrut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan, dimana di dalamnya termasuk pendidik. Tenaga kependidikan terdiri atas tenaga pendidik, pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti dan pengembang dibidang pendidikan, pustakawan, laboran, teknisi sumber belajar, dan penguji.

Secara lebih luas Tenaga Kependidikan yang dimaksudkan disini adalah sebagaimana termaktub UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, yaitu sebagai berikut :

  1. Tenaga kependidikan terdiri atas tenaga pendidik, pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti dan pengembang dibidang pendidikan, pustakawan, laboran, teknisi sumber belajar, dan penguji.
  2. Tenaga pendidik terdiri atas pembimbing , pengajar, dan pelatih.
  3. Pengelola satuan pendidikan terdiri atas kepala sekolah, direktur, ketua, rektor, dan pimpinan satuan pendidikan luar sekolah.

Dengan demikian tenaga kependidikan dapat dibedakan menjadi 4 kategori :

  1. Tenaga pendidik yang terdiri atas pendidik, penguji, pengajar, dan pelatih.
  2. Tenaga fungsional kependidikan yang terdiri atas penilik, pengawas, peneliti, pengembang di bidang pendidikan dan pustakawan.
  3. Tenaga teknis kependidikan yang terdiri atas laboran dan teknisi sumber belajar.
  4. Tenaga pengelola satuan pendidikan yang terdiri ataskepala sekolah, direktur, ketua, rektor, pimpinan satuan pendidikanluar sekolah dan tenaga lain yang mengurusi manajerial atau administratif kependidikan.
Tinggalkan komentar »

Pendidik

1. PENGERTIAN
• Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. (UU No.20 THN 2003, PSL 39 (2)). Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan

2. PENDIDIK
• Tenaga Profesuonal
• Merencanaka Pembelajaran
• Melaksanakan Pembelajaran
• Menilai hasil Pembelajaran
• Membimbing
• Melatih
• Meneliti
• Mengabdi kepada masyarakat

Seperti:
 Guru
 Dosen
 Tutor
 Instruktur
 Pamong belajar
 Konselor
 Widyaiswara
 Penguji
 Dst.

Dengan demikian, dalam pengertian yang sederhana, pendidik adalah orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik, sedangkan dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempat – tempat tertentu, tidak mesti di lembaga pendidikan formal, tetapi bisa juga di mesjid, di surau/musala, di rumah, dan sebagainya

Tinggalkan komentar »

PROFESI

Pengertian :
PROFESI adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Howard M. Vollmer dan Donald L. Mills (1966) mengatakan bahwa profesi adalah sebuah jabatan yang memerlukan kemampuan intelektual khusus, yang diperoleh melalui kegiatan belajar dan pelatihan yang bertujuan untuk menguasai keterampilan atau keahlian dalam melayani atau memberikan advis pada orang lain, dengan memeperoleh upah atau gaji dalam jumlah tertentu.
PROFESIONAL, adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.
PROFESI :
- Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus.
- Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).
- Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.
- Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.
CIRI-CIRI PROFESI :
Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :
1. Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
2. Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesimendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
3. Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
4. Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
5. Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.
Tinggalkan komentar »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.